Nada Jepang Dengan Gamelan Bali

Nada Jepang Dengan Gamelan Bali

Kolaborasi Jepang Bali

Di Jepang setiap tahunnya pada akhir bulan April sampai dengan awal Mei adalah hari-hari libur yang dikenal dengan sebutan Golden Week.

Amankila, sebuah hotel di Karangasem Bali menyiapkan program pementasan untuk para tamunya yang menginap disini dalam liburan Golden Week ini.

Sebelumnya m (mayumi inouye) dipanggil oleh Mr. Dag, ketua Polosseni Group, dan melaluinya Amankila meminta m untuk membuat sebuah garapan tari yang akan dipentaskan saat Golden Week. Wahhh, terima kasih! Amankila masih mengingat m , karena pentas terakhirnya disini itu sudah lama, summer 2013.

Pada pementasan kali ini ditampilkan sebuah garapan tari diiringi gamelan Bali dengan melodi lagu Jepang. m tidak ahli dalam bermusik, jadi agar iringan pementasan kolaborasi ini bisa dipersiapkan maka ia memilih lagu-lagu tradisi Jepang yang bisa dimainkan dengan gamelan Bali, dan ia juga meminta f (kadek ferry) untuk membantu mengaransemennya.

Butuh waktu yang cukup lama untuk memilih lagu agar cocok dan bisa dimainkan dengan gamelan yang dipakai Polosseni. Gamelan ini memiliki lima nada yang kalau dinotasikan “Do-Re-Fa-So-La,” tidak memiliki “Mi” dan “Si,” maka m dan f memilih lagu “Koujyou no Tsuki”, “Sakura Sakura”, dan “Haru no Umi” untuk karya ini. Ternyata semuanya berhubungan dengan “HARU.” HARU dalam bahasa Jepang berarti musim semi. Pada lirik lagunya ini juga terdapat kata HARU, tentang bunga yang HARU, tema lagunya adalah HARU. Kami pun memutuskan judul tarinya adalah “HARU.” Terasa cocok karena pementasannya di waktu musim semi.

Disisi lain selain menyiapkan koreografinya m juga mulai menata dan menjarit kostumnya sendiri a la Kimono.

Oleh karena terbatasnya jumlah daun (nada) gamelan tentu akan ada lagu Jepang yang suasananya bisa berubah, menjadi sedikit lebih sedih (nada minor). Akan tetapi para tamu mengapresiasi karya ini dengan sambutan tepuk tangannya yang meriah. Terima Kasih!

Awalnya kami agak khawatir mengenai cocok atau tidaknya kolaborasi ini dengan berbagai iringan lagunya, namun pementasan ini berlangsung lancar. Ini adalah pengalaman pertama baik bagi m dan f maupun sebagai Polosseni. Semua terselesaikan dengan baik! Matur Suksma!

Member Polosseni pada pementasan kali ini adalah Mr. Dag, Bapak I Made Djimat, mayumi inouye, Made Sukanda, Mardana, Mansa, Warsa, kadek ferry, dan Parma.

Program Pementasan:
1. Instrumental Juru Pencar
2. Instrumental Adrah
3. Tari Nelayan (dancer: I Made Djimat)
4. Instrumental Putri
5. Instrumental Merah Putih
6. Tari HARU (dancers: m dan I Made Djimat)

Happy Golden Week 2014 !!

↑TOP↑